Museum Batik Danar Hadi

November 28, 2015

Assalamualaikum,

Jadi beberapa minggu yang lalu (beberapa bulan yang lalu, sih), aku dan Hilda pergi jalan-jalan mengisi kekosongan hati jadwal kuliah ke Pasar Barang Antik Triwindu. Sebenarnya yang ngebet mau kesana adalah Hilda, karena aku gak tau kalau ada pasar barang antik di Solo, hehe.

Ini penampakan Restaurant Soga, persis sebalah kanannya dari Museum Batik

Ini taman depan Restuarant Soga. Taman ini keliatan banget dari JL Slamet Ryadi

Singkat cerita setelah jalan-jalan ke pasar barang antik yang udah aku ceritain sebelumnya, kita jalan-jalan lagi ke Museum Batik Danar Hadi. Museum ini lokasinya sedikit tricky karena berada di belakang Butik Danar Hadi dan sebelah Restaurant Soga. Jadi diapit, nyempil gitu deh gak keliatan. Untungnya Hilda tau tempatnya, jadi sampailah kita disana.

{Baca juga: Pasar Triwindu -Pasar Barang Antik}



Untuk masuk ke Museum Batiknya ada tiket masuknya sebesar Rp. 35.000 karena mahal jadinya kita gak jadi, engga deng. Tapi karena kita mahasiswa dan bawa kartu mahasiswa jadilah harga tiket masuknya hanya Rp. 15.000, ku senang kartu mahasiswaku berguna untuk dapat diskon ^^

Akhirnya masuklah kita kedalam museum dan ternyata denga harga Rp. 15.000 kita sudah disediakan tour guide yang akan mengantar berkeliling dan menjelaskan batik-batik yang ada disana. Sayangnya peraturan di Museum Batik Danar Hadi para pengunjung tidka diperbolehkan untuk mengambil gambar batik-batik yang ada disana. Jadi yaaa kita dengerin aja mas guide nya ngomong apa.

Pemberhentian pertama seharusnya adalah koleksi batik yang ada disana tapi karena sudah kesorean jadi lah kita dibawa ke bagian produksi batik tulis dulu sebelum para pembatik pulang karena jam kerjanya selesai. Di bagian produksi ini ada pengrajin yang sedang membatik dengan canting dan cap batik. Selain itu aku dan Hilda numpang eksis dikit dengan bergaya ala ala sedang membatik, hehe.

Ini para pembatik di tempat produksi

Ini hasil batik setengah jadi

Ini adalah alat cap untuk membuat Batik cap
 

Ini gaya sok-sok an lagi nge-batik

Setelah melihat-lihat tempat produksi, barulah kita diajak berkeliling untuk melihat 1000 kain batik dari dalam maupun luar negeri yang dipajang rapih diatas undakan dengan beberapa kayu yang menjadi gantungan kain-kain tersebut. Pemilik museum ini adalah Suami dari Ibu Danar (Pemiliki Danar Hadi) yang mengoleksi ribuan kain batik yang beliau dapatkan dari dalma maupun luar negeri. Bahkan ada beberapa kain batik yang bermotif kisah rakyat masyarakat Eropa, seperti Hansel & Gretel The Witch Hunter. Tapi tetap ada koleksi batik nusantara yang super duper banyak banget jumlahnya dan dari semua daerah di Indonesia.

Numpang pose sebentar sama Hilda

Selain itu kita juga diberitahu alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat kain batik dari mulai menggambar di kain dengan pensil hingga mencuci kain yang sudah di batik untuk melunturkan malam (lilin yang digunakan untuk membatik) hingga proses perwarnaan.

Nah, diakhir sesi kami berfoto-foto ria di depan Museum Batik Danar Hadi dan di dalam Butik Danar Hadi. Ya namanya juga perempuan jadi maklum lah kalau suka foto-foto, hehe.

Kartika

Hilda
Ini di dalam Butik Danar Hadi

Berbagai jenis kain batik yang dijual di Butik Danar Hadi

Enjoy your Museum trip, guys ^^



Instagram |Ask.fm || Twitter |Youtube

Wassalamualaikum

Not allowed to copy & paste photo/post without permission.
Copyright of kartikaryani.blogspot.com

Disclaimer: Buat kalian yang mau datang ke Museum Danar Hadi bisa datang ke Butik Danar Hadi di Jl. Brigjen Slamet Riyadi, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57141 dan jangan lupa bawa kartu pelajar/mahasiswa untuk dapat potongan harga tiket masuk. Oh iya pihak Museum Batik akan mengganti koleksi batik yang dipamerkan di Museum setahun sekali.

You Might Also Like

0 Comment

Warung Blogger

Warung Blogger

Like us on Facebook

Kumpulan Emak Blogger