Air terjun Giri Manik

June 10, 2016

Assalamualaikum,


Alhamdulillah sudah memasuki bulan Ramadhan. Walaupun puasa tapi harus tetap semangat ya menjalani aktivitas. Nah, sekarang aku mau berbagi cerita nih soal ‘piknik’ aku waktu KKN bulan Februari-Maret 2016 kemaren di Wonogiri.

{Baca juga: Semangat 45 hari KKN life and adventure}

Nah, menjalani KKN kurang lebih 1,5 bulan di Wonogiri, Kecamatan Slogohimo, Desa Klunggen. Selama KKN aku menjalankan kegiatan-kegiatan yang udah aku dan kelompok ku susun. Tapi kalau weekend kita punya day off dan biasanya kita pakai untuk istirahat maupun jalan-jalan. Kebetulan minggu pertama KKN, Kepala Desa tempat aku KKN dan beberapa Kepala Desa lain ngajak kelompok KKN aku dan beberapa kelompok KKN lain untuk jalan-jalan ke salah satu obyek wisata yang ada disekitaran Kecamatan Slogohimo.


Awalnya mau berangkat bareng 3 desa, yaitu Desa Klunggen (Desa kelompok ku), Desa Soco, dan Desa Made. Tapi karena Desa Klunggen dan Desa Soco mau ke Giri Maniknya siang, akhirnya Desa Made berangkat duluan paginya ke Obyek Wisata Air Terjun Giri Manik. Akhirnya, Desa Klunggen dan Desa Soco berangkat ke air terjun jam 11 siang.

Gunung Lawu dari Selatan
Perjalanan menuju obyek wisata air terjun cukup lama sekita 1 jam-an dengan kondisi jalan yang bisa dibilang tidak rata alias masih tanah berbatu. Namun selama perjalanan pemandangan yang ada sangat bagus, karena dikiri-kanan jalan terlihat hamparan sawah dan rimbunnya pepohonan di kawasan Gunung Lawu bagian selatan.


Sejauh mata memandang

Pintu masuk kawasan obyek wisata air terjun giri manik ini ada di bagain kaki gunung. Dari pintu masuk hingga mencapai ‘gerbang’ depan jalur pejalan kaki ke air terjun sekitar 10 menit. Setelah parkir motor (FYI, jalur ke obyek wisata ini hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki dan sepeda motor, kalau naik mobil hanya bisa 1 mobil itu pun sedikit mengganggu pengguna jalan lain karena tidak kebagian jalan) kami bergegas bersiap-siap ‘hiking’ menuju Air Terjun Giri Manik.


'hiking' pakai Jeans :'

Found this very fresh orange flower
Perjalanan menuju Air terjun sangat sulit bagi orang yang baru pertama kali jalan kaki naik gunung. Gak bisa dihitung berapa kali berenti untuk istirahat dan sampai aku nangis saking capekya *ok ini lebay*. Tapi emang capek banget ditambah jalanan yang dilalui bener-bener kayak track naik gunung, tanah gak rata, banyak bebatuan, jurang, tanjakan dan turunan yang cukup terjal, sampai jalanan yang hampir ketutup rimbunannya pohon. 

Air Terjun Giri Manik - Wonogiri


Akhirnya setelah perjuangan itu, sampai di Air Terjun Giri Manik. Airnya bersih dan dingin tentunya karena ada di pegunungan dan letak air terjunnya juga nyempil. Aku sama temen-temen KKN ku langsung mainan air dan ada juga yang mandi di bawah air terjun. Karena ku gak bawa baju ganti, akhirnya aku Cuma foto-foto di aliran air terjun itu.





Foto-foto di depan AIr Terjun Giri Manik


Sekitar 30 menit kita main air disana, lalu kami putuskan untuk pulang karena takut kemaleman sampai Posko KKN dan takut turun hujan dan membuat jalan kita semakin sulit. Perjalanan pulang lebih ringan karena sudah mulai terbiasa jalan kaki melewati jalur itu. Frekuensi berenti untuk istirahat juga berkurang. Sesampainya di parkiran kami menyempatkan diri untuk makan segelas Pop Mie dan gorengan hangat untuk mengganti tenaga yang habis untuk jalan kaki. Setelah itu kami menyempatkan foto-foto dengan seluruh anggota KKN dari 2 desa yang ikut beserta kepala desa dan keluarganya. Setelah selesai berfoto-foto kami putuskan untuk langusung pulang ke posko masing-masing.

Kelompok KKN Desa Klunggen & Desa Soco

Pengalaman ‘piknik’ ke Air Terjun Giri Manik ini gak bakal aku lupain karena bener-bener hal baru yang aku lakuin, bisa melakukan 'semi hiking' dengan jalur yang super duper melelahkan *menurutku* sampai bikin aku nangis-nangus *literally nangis* dan digendong untuk naik tanjakan :' dan ada 'oleh-oleh' dari perjalanan piknik ini yaitu, Aku dan temen aku Ichu harus pakai kacamata selama 2 minggu karena sakit mata yang cukup parah, hiks. But it's ok, it's quite fun trip, tbh ^^


'oleh-oleh sakit mata'




Wassalamualaikum

Not allowed to copy & paste photo/post without permission
Copyright of kartikaryani.blogspot.com

You Might Also Like

2 Comment

  1. Openingnya ada kalimat kkn, duh jadi keinget juga kan XD

    Mbak kknnya februari - maret ya? Kalau saya baru juli - september kemaren, dua bulan.

    Btw, itu air terjunnya dari foto yang portrait keliatan terjal banget ya mbak, apalagi batunya gede-gede pula.

    Manjatnya itu lho, bikin wasweswoss XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya KKNnya lumayan berkesan soalnya ^^

      Aku KKN Januari-Februari, hampir 2 bulanan lah. Yap bener banget itu air terjun paling 'rekoso' perjalanannya, kayak beneran hiking, jalannya masih kayak hutan-hutan dan baru-batu gitu, bahkan ada pohon tumbangnya, itu kalau aku gak bareng temen-temen mungkin aku baru seperempat jalan aku udah puter balik kali hahaha

      Delete

Warung Blogger

Warung Blogger

Like us on Facebook

Kumpulan Emak Blogger